50600854-1dab-4a2a-8f41-da277b762e65

SAFARI RAMADAN PDM BANGKALAN DI PCM KWANYAR BERLANGSUNG HANGAT DAN PENUH KEAKRABAN

SAFARI RAMADAN PDM BANGKALAN DI PCM KWANYAR BERLANGSUNG HANGAT DAN PENUH KEAKRABAN

Kwanyar, Bangkalan – Kegiatan Safari Ramadan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bangkalan di Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kwanyar berlangsung dengan penuh kehangatan, kekeluargaan, dan suasana yang sumringah. Meskipun sempat diguyur hujan deras sebelum acara dimulai, hal tersebut tidak menyurutkan semangat jamaah untuk hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.

Kegiatan yang bertempat di Masjid Al Muttaqin Kwanyar ini terasa semakin istimewa karena lokasinya yang berada di tepi laut. Semilir angin pantai dan suasana alam yang menenangkan menambah kekhusyukan dan kenyamanan dalam pelaksanaan Safari Ramadan kali ini.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bangkalan, Rik Suhadi, S.Th.I., beserta jajaran pimpinan daerah lainnya. Kehadiran beliau disambut antusias oleh warga Muhammadiyah Kwanyar dan para jamaah yang memadati masjid.

Salah satu agenda utama dalam Safari Ramadan ini adalah sosialisasi Kalender Hijriah Global Tunggal yang disampaikan oleh pakar ilmu falak Muhammadiyah Bangkalan, Busiri. Dalam paparannya, beliau menyampaikan penjelasan secara lugas, sistematis, dan mudah dipahami. Materi yang disampaikan tidak hanya memperkaya wawasan jamaah tentang pentingnya penyatuan kalender hijriah secara global, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya ilmu falak dalam penentuan waktu ibadah.

Antusiasme jamaah terlihat dari keseriusan mereka mengikuti setiap penjelasan, bahkan beberapa di antaranya aktif mengajukan pertanyaan. Diskusi yang terbangun berlangsung hangat dan menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap isu kalender hijriah global tunggal.

Setelah rangkaian acara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Menu khas tepi laut yang disajikan semakin menambah keakraban dan kebersamaan antar jamaah. Suasana kekeluargaan terasa begitu kuat sebelum akhirnya seluruh peserta melaksanakan salat Maghrib berjamaah dengan penuh khusyuk.

Dalam sambutannya, Kyai Rik Suhadi mengapresiasi perkembangan Muhammadiyah Kwanyar yang dinilainya semakin maju dan berkembang pesat. Beliau berharap, semangat dakwah dan gerakan tajdid di Kwanyar terus tumbuh sehingga semakin mencerahkan serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Kemajuan ini adalah hasil kerja bersama. Semoga Muhammadiyah Kwanyar semakin kokoh, berkemajuan, dan membawa keberkahan untuk umat,” ungkap beliau.

Safari Ramadan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi organisasi, serta meneguhkan komitmen dakwah Muhammadiyah dalam membangun masyarakat yang berkemajuan dan berlandaskan nilai-nilai Islam yang mencerahkan.

IMG_1124

“Menyambut Ramadhan dengan Ceria, Iman, dan Ukhuwah” Jadi Pesan Pengajian Umum PCM Burneh di Masjid Al-Hudaa

“Menyambut Ramadhan dengan Ceria, Iman, dan Ukhuwah” Jadi Pesan Pengajian Umum PCM Burneh di Masjid Al-Hudaa

Burneh — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Burneh menggelar pengajian umum dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan sekaligus pemanfaatan perdana Masjid Al-Hudaa yang baru selesai dibangun. Kegiatan yang berlangsung khidmat dan meriah ini dihadiri ratusan jamaah dari berbagai ranting Muhammadiyah se-Kecamatan Burneh.

Sejak pagi, masyarakat berbondong-bondong memadati masjid yang berdiri megah hasil gotong royong warga. Antusiasme jamaah terlihat dari penuh sesaknya ruang utama hingga halaman masjid. Momentum ini menjadi sangat istimewa karena untuk pertama kalinya Masjid Al-Hudaa digunakan sebagai pusat kegiatan ibadah dan dakwah.

Pengajian menghadirkan penceramah Dr. Tamar Djaja, M.M. yang menyampaikan tausiyah tentang pentingnya menyambut Ramadhan dengan hati yang ceria, penuh iman, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT. Ia menegaskan bahwa Ramadhan adalah bulan kegembiraan bagi orang beriman, bukan bulan yang disambut dengan rasa berat.

“Ramadhan adalah bulan penuh rahmat dan ampunan, maka sambutlah dengan hati gembira, bukan keluhan. Orang beriman bergembira ketika Ramadhan datang karena di dalamnya ada kesempatan memperbaiki diri,” ujarnya.

Beliau juga menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiah sebagai kekuatan umat. Kebersamaan, saling membantu, dan mempererat persaudaraan dinilai menjadi kunci agar ibadah di bulan Ramadhan semakin bermakna serta membawa keberkahan bagi masyarakat.

Selain itu, Dr. Tamar Djaja memberikan apresiasi atas berdirinya Masjid Al-Hudaa yang dibangun dari swadaya dan gotong royong warga. Ia menyebut masjid tersebut sebagai simbol persatuan umat dan diharapkan menjadi pusat kegiatan Islam yang berkemajuan.

“Masjid ini bukan sekadar bangunan, tetapi pusat pembinaan umat. Semoga dari sini lahir generasi beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” tambahnya.

Ketua panitia menyampaikan bahwa pengajian ini menjadi awal rangkaian kegiatan Ramadhan di Masjid Al-Hudaa, seperti kajian rutin, tadarus Al-Qur’an, dan kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dengan diresmikannya penggunaan perdana masjid tersebut, warga Muhammadiyah Burneh berharap Masjid Al-Hudaa menjadi pusat ibadah, dakwah, serta penguatan ukhuwah yang memberi manfaat luas bagi masyarakat sekitar.