Workshop Penulisan Artikel yang Mudah dan Praktis di KKG Guslah 4 Burneh Berlangsung Sukses dan Penuh Semangat
Bangkalan – Semangat menulis dan meningkatkan budaya literasi guru kembali ditunjukkan melalui kegiatan Workshop Penulisan Artikel yang Mudah dan Praktis yang diselenggarakan oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) Guslah 4 Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 11 Juni 2026 mulai pukul 09.00 WIB tersebut bertempat di UPTD SDN Binoh 1 Kecamatan Burneh.
Workshop ini dihadiri oleh seluruh perwakilan guru dari setiap lembaga pendidikan yang tergabung dalam Guslah 4. Antusiasme peserta begitu tinggi sejak awal hingga akhir kegiatan. Suasana workshop berlangsung santai namun tetap serius, sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh seluruh peserta.
Menariknya, kegiatan ini memiliki kesepakatan bersama yang cukup unik. Peserta tidak diperbolehkan meninggalkan ruangan sebelum memiliki ide judul artikel dan mampu menyusun outline atau kerangka tulisan yang akan dikembangkan menjadi sebuah artikel. Kesepakatan tersebut ternyata mampu memacu semangat peserta untuk benar-benar memulai tradisi menulis.
Narasumber kegiatan, Suraji, M.Pd, menyampaikan materi tentang teknik menulis artikel yang mudah dan praktis. Dengan pendekatan yang sederhana dan aplikatif, peserta diajak memahami langkah-langkah menemukan ide, menentukan judul, hingga menyusun kerangka tulisan secara sistematis. Tidak hanya menerima materi, para peserta juga langsung mempraktikkan penyusunan artikel mereka masing-masing.
Sebagai bentuk apresiasi, peserta yang berhasil menyelesaikan tugas dan mempresentasikan judul artikelnya memperoleh hadiah berupa buku karya Suraji, M.Pd. Pemberian hadiah tersebut semakin menambah motivasi peserta untuk terus mengembangkan kemampuan menulis.
Kepala UPTD SDN Binoh 1, Ibu Mahabbah, mengapresiasi semangat seluruh peserta yang mengikuti workshop. Menurutnya, hasil kegiatan sangat maksimal karena seluruh peserta telah memahami materi yang disampaikan dan mampu menghasilkan ide tulisan yang siap dikembangkan lebih lanjut.
“Semangat peserta luar biasa. Alhamdulillah hasilnya maksimal karena semua peserta sudah sangat memahami materi yang disampaikan. Ini menjadi modal penting untuk membangun budaya menulis di kalangan guru,” ungkapnya.
Sementara itu, Syaiful Arif berharap seluruh peserta dapat segera mengimplementasikan hasil workshop dengan menyelesaikan artikel yang telah dirancang. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berhenti pada penyusunan artikel semata, tetapi juga menjadi bagian dari persiapan penyusunan jurnal ilmiah melalui program “Menulis Bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah” yang rencananya akan diserahkan pada momentum Hari Guru Nasional mendatang.
Menurutnya, gerakan menulis ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru sekaligus memperkuat budaya akademik di lingkungan pendidikan dasar.
Kegiatan workshop yang berlangsung dengan penuh semangat tersebut akhirnya ditutup dengan keberhasilan seluruh peserta menghasilkan judul dan outline artikel masing-masing. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa menulis bukanlah sesuatu yang sulit apabila dilakukan dengan kemauan, pendampingan, dan komitmen bersama.
Workshop KKG Guslah 4 Kecamatan Burneh ini menjadi contoh bahwa budaya menulis di kalangan guru dapat tumbuh melalui kegiatan yang sederhana, menyenangkan, dan berorientasi pada hasil nyata. Dari Binoh, semangat literasi guru terus menyala untuk menghadirkan pendidikan yang semakin berkualitas dan bermakna bagi generasi masa depan.


Add a Comment