20260406_204234

Kepergian Muhammad Mirdasy Jadi Kehilangan Besar, Mendikdasmen dan Tokoh Pendidikan Sampaikan Duka

Malang – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Muhammadiyah atas wafatnya Muhammad Mirdasy pada Senin (6/4/2026). Sosok aktivis muda yang dikenal gigih dalam dakwah dan gerakan kepemudaan Islam itu meninggalkan jejak perjuangan yang kuat di berbagai lini.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian almarhum. Ia menilai Muhammad Mirdasy sebagai figur muda yang memiliki komitmen tinggi dalam memperjuangkan nilai-nilai keislaman dan kemajuan umat.

“Almarhum bukan hanya kader Muhammadiyah, tetapi juga aktivis pemuda Islam yang konsisten menggerakkan dakwah amar ma’ruf nahi mungkar dengan pendekatan intelektual dan sosial,” ujarnya.

Menurutnya, kepergian Mirdasy menjadi kehilangan besar, terutama di tengah kebutuhan bangsa terhadap sosok pemuda yang memiliki integritas, keberanian, dan visi keumatan yang kuat.

Semasa hidupnya, Muhammad Mirdasy dikenal aktif dalam berbagai aktivitas organisasi, baik di lingkungan Muhammadiyah maupun jejaring gerakan pemuda Islam yang lebih luas. Ia memiliki perhatian besar terhadap isu-isu strategis umat, termasuk penguatan ideologi, pendidikan, dan peran pemuda dalam kehidupan berbangsa.

Kiprahnya tidak hanya terbatas pada ruang organisasi, tetapi juga merambah pada gerakan sosial dan pemikiran, menjadikannya sebagai salah satu figur muda yang diperhitungkan dalam dinamika dakwah dan gerakan Islam berkemajuan.

Sementara itu, praktisi pendidikan Kabupaten Bangkalan, Suraji, M.Pd, turut menyampaikan duka cita mendalam. Ia menilai sosok Mirdasy sebagai representasi pemuda Islam yang utuh: ideologis, aktif, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap masa depan umat.

“Kepergian beliau adalah kehilangan besar bagi kita semua, khususnya kalangan pemuda Islam. Almarhum adalah sosok yang tidak hanya berpikir, tetapi juga bergerak. Komitmennya terhadap perjuangan dakwah dan pembinaan generasi muda patut menjadi teladan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa Mirdasy adalah figur yang mampu menjembatani antara gerakan intelektual dan gerakan sosial, sehingga kehadirannya sangat dirasakan dalam berbagai aktivitas keumatan.

“Beliau memiliki keberanian dalam menyuarakan kebenaran dan konsistensi dalam memperjuangkan nilai-nilai Islam berkemajuan. Ini yang hari ini sangat dibutuhkan oleh generasi muda,” tambahnya.

Ucapan duka dan doa terus mengalir dari berbagai kalangan. Banyak pihak berharap agar perjuangan dan nilai-nilai yang telah ditanamkan oleh almarhum dapat terus dilanjutkan oleh generasi penerus.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya,” pungkasnya.

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *