IMG-20260406-WA0042

Aktivis Muhammadiyah dan Tokoh Pemuda Islam Muhammad Mirdasy Wafat, Tinggalkan Jejak Perjuangan Organisasi dan Politik

BANGKALAN – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Muhammadiyah dan kalangan aktivis pemuda Islam. Muhammad Mirdasy, tokoh yang dikenal luas sebagai aktivis dakwah, organisator, sekaligus pejuang politik umat, wafat pada Senin (6/4/2026) pukul 14.22 WIB di RS UMM.

Kepergian almarhum tidak hanya dirasakan oleh Muhammadiyah Jawa Timur, tetapi juga oleh seluruh elemen pemuda Islam yang selama ini mengenal sosoknya sebagai figur yang konsisten dalam perjuangan ideologi dan gerakan amar ma’ruf nahi munkar.

Jejak Perjuangan di Dunia Organisasi

Muhammad Mirdasy memiliki perjalanan panjang dalam dunia organisasi, khususnya di lingkungan Muhammadiyah dan kepemudaan. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PWM Jawa Timur, yang menjadi salah satu motor penggerak pemikiran strategis Muhammadiyah di bidang kebijakan publik.

Selain itu, almarhum juga pernah aktif sebagai Ketua Bidang di Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah serta menjadi Wakil Ketua KNPI Jawa Timur, menunjukkan kiprahnya yang kuat dalam membina dan menggerakkan pemuda lintas organisasi.

Tidak hanya di Muhammadiyah, Mirdasy juga memimpin organisasi keumatan seperti Ketua PW Parmusi Jawa Timur serta aktif dalam berbagai lembaga sosial dan pendidikan. Hal ini menunjukkan bahwa pengabdiannya tidak terbatas pada satu organisasi, tetapi menjangkau seluruh gerakan pemuda Islam secara luas.

Dalam bidang dakwah kontemporer, ia juga dikenal mendorong penguatan dakwah digital melalui pelatihan influencer Muhammadiyah, sebagai bagian dari strategi syiar Islam di era media sosial.

Kiprah dalam Dunia Politik dan Kebijakan Publik

Di bidang politik, Muhammad Mirdasy dikenal sebagai aktivis yang melihat politik sebagai bagian dari jalan dakwah. Ia aktif mendorong kader Muhammadiyah untuk terlibat dalam proses politik guna memperjuangkan kebijakan publik yang berpihak kepada umat.

Secara praktis, ia memiliki pengalaman panjang di dunia politik, di antaranya pernah menjadi anggota DPRD Jawa Timur periode 2004–2009. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris DPW Partai NasDem Jawa Timur serta Ketua DPW Partai Perindo Jawa Timur.

Pandangan politiknya menekankan bahwa Muhammadiyah tidak boleh apatis terhadap politik, melainkan harus hadir sebagai kekuatan moral dan strategis dalam mempengaruhi kebijakan publik demi kemaslahatan umat.

Sosok Penggerak Dakwah dan Inspirasi Pemuda

Muhammad Mirdasy dikenal sebagai figur yang mampu mengintegrasikan dakwah, pemikiran akademik, dan gerakan politik dalam satu nafas perjuangan. Ia tidak hanya berbicara tentang ide, tetapi juga menggerakkan aksi nyata di tengah masyarakat.

Sejumlah tokoh menilai almarhum sebagai aktivis yang matang, dengan kapasitas kepemimpinan yang kuat serta pengalaman lintas bidang, mulai dari sosial, akademik, hingga politik.

Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi gerakan pemuda Islam. Sosoknya yang dekat dengan generasi muda dan konsisten memperjuangkan nilai-nilai keislaman serta kebangsaan akan sulit tergantikan.

“Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn. Beliau bukan hanya milik Muhammadiyah, tetapi milik seluruh pemuda Islam,” ujar salah satu aktivis muda.

Kini, Muhammad Mirdasy telah berpulang. Namun jejak perjuangannya—baik di dunia organisasi maupun politik—akan terus menjadi inspirasi bagi generasi muda Islam untuk melanjutkan dakwah dan pengabdian kepada umat dan bangsa.

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *