05c339ff-26b0-4504-8639-482fefe46f62

Ahong Surabaya Juara Bupati Cup Tenis Meja Divisi 6 se-Jawa Timur di Bangkalan

 

BANGKALAN, 30 Agustus 2026 — Turnamen Tenis Meja Bupati Cup Kabupaten Bangkalan 2026 Divisi 6 se-Jawa Timur berlangsung meriah di Bangkalan Plaza, Ahad (30/8/2026). Kejuaraan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut diikuti sebanyak 96 atlet tenis meja dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Bangkalan Plaza dipadati para atlet, official, dan pecinta tenis meja yang menyaksikan pertandingan demi pertandingan. Atmosfer semakin meriah ketika memasuki partai puncak yang mempertemukan Ahong dari Surabaya melawan Mantri, atlet dari PTM Melati Surabaya.

Pertandingan final berlangsung sengit dan menarik. Kedua pemain yang dikenal sebagai spesialis bintikers tenis meja Jawa Timur tersebut memperagakan permainan dengan tempo cepat, variasi pukulan yang atraktif, serta aksi-aksi yang membuat pertandingan semakin menarik untuk disaksikan.

Pertandingan tersebut mendapat apresiasi dari Dr. Prima Nugroho, Ketua Umum PTMSI Kabupaten Bangkalan, yang turut menyaksikan langsung jalannya pertandingan. Menurutnya, partai final tersebut menunjukkan bahwa tenis meja Jawa Timur memiliki banyak atlet dengan kualitas permainan yang sangat baik.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya Turnamen Bupati Cup Tenis Meja 2026 ini. Kami juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja luar biasa dalam mempersiapkan dan menyelenggarakan turnamen ini sehingga dapat berjalan dengan baik dan meriah,” ujar Dr. Prima Nugroho.

Menurutnya, kejuaraan seperti Bupati Cup bukan hanya bertujuan mencari juara, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pembinaan olahraga tenis meja di Kabupaten Bangkalan.

“Yang paling penting bagi kami adalah bagaimana turnamen ini bisa menjadi bagian dari proses pembinaan. Kami akan terus melanjutkan pembinaan terhadap bibit-bibit muda, terutama anak-anak kita, agar mereka semakin mencintai tenis meja, rajin berlatih, memiliki mental bertanding yang baik, dan pada akhirnya bisa menjadi atlet yang berprestasi di masa depan,” tambahnya.

Pada akhirnya, Ahong dari Surabaya berhasil keluar sebagai juara Bupati Cup Tenis Meja Divisi 6 se-Jawa Timur 2026 setelah melewati pertandingan yang berlangsung ketat dan menarik.

Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari upaya pembinaan dan pembibitan atlet tenis meja, khususnya di Kabupaten Bangkalan. Sebelumnya, PTMSI Kabupaten Bangkalan juga telah menggelar turnamen tenis meja antarpelajar se-Kabupaten Bangkalan sebagai bagian dari program pembinaan atlet sejak usia dini.

Dr. Prima Nugroho menegaskan bahwa pembinaan atlet harus dilakukan secara berkelanjutan. Anak-anak tidak cukup hanya mendapatkan latihan teknik, tetapi juga membutuhkan pengalaman bertanding secara langsung.

“Anak-anak harus diberikan kesempatan sebanyak mungkin untuk berlatih dan bertanding. Mereka perlu melihat dan merasakan langsung bagaimana permainan atlet-atlet yang lebih senior. Dari situ mereka akan belajar teknik, strategi, sportivitas, sekaligus membangun mental bertanding,” jelasnya.

Harapan tersebut menjadi semakin penting karena sejumlah atlet tenis meja Kabupaten Bangkalan saat ini telah mampu mengukir prestasi hingga tingkat nasional. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi generasi penerus untuk mengikuti jejak para seniornya.

Turnamen Bupati Cup 2026 juga menjadi momentum untuk mempertemukan atlet-atlet dari berbagai daerah di Jawa Timur dalam suasana kompetisi yang sehat dan sportif. Kehadiran 96 atlet menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap perkembangan olahraga tenis meja.

Kejuaraan ini dibuka oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Bangkalan bersama jajaran pengurus KONI Kabupaten Bangkalan. Mereka turut mengikuti jalannya pertandingan dan menyaksikan secara langsung persaingan para atlet tenis meja dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Dr. Prima Nugroho berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara konsisten sehingga Kabupaten Bangkalan tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya pertandingan, tetapi juga mampu menjadi salah satu pusat pembinaan tenis meja di Jawa Timur.

“Kami ingin tenis meja semakin dicintai masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda. Dari kecintaan itu akan lahir kemauan untuk berlatih, kemudian muncul prestasi. Insyaallah PTMSI Kabupaten Bangkalan akan terus berkomitmen melakukan pembinaan agar semakin banyak atlet muda yang tumbuh dan mampu membawa nama baik Bangkalan di tingkat Jawa Timur maupun nasional,” pungkasnya.

Penyelenggaraan Bupati Cup Tenis Meja Divisi 6 se-Jawa Timur 2026 menjadi bukti bahwa semangat olahraga di Kabupaten Bangkalan terus tumbuh. Dari sebuah pertandingan, diharapkan lahir bibit-bibit baru yang kelak menjadi atlet tenis meja berprestasi dan mengharumkan nama Kabupaten Bangkalan.

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *