Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji‘ūn.
Kabar duka menyelimuti keluarga besar Muhammadiyah dan seluruh elemen aktivis pemuda Islam. Muhammad Mirdasy, salah satu tokoh penting di lingkungan Muhammadiyah Jawa Timur, wafat pada Senin, 6 April 2026, sekitar pukul 14.22 WIB di Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang.
Kepergian almarhum tidak hanya meninggalkan duka bagi Muhammadiyah, tetapi juga bagi seluruh kalangan aktivis muda Islam yang selama ini mengenal dedikasi dan komitmennya dalam perjuangan dakwah dan gerakan sosial.
Muhammad Mirdasy dikenal luas sebagai kader Muhammadiyah yang memiliki jejak panjang pengabdian, baik di bidang dakwah, akademik, maupun politik kebangsaan. Ia merupakan sosok yang mampu menjembatani idealisme gerakan dengan realitas sosial, menjadikan dakwah sebagai kekuatan transformasi umat.
Lebih dari sekadar aktivis organisasi, almarhum juga dikenal sebagai figur pemuda Islam yang memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai ideologi dan gerakan amar ma’ruf nahi munkar. Semangatnya dalam memperjuangkan kepentingan umat, khususnya di kalangan generasi muda, menjadikannya sosok yang dihormati lintas organisasi dan generasi.
Dalam perjalanan hidupnya, Mirdasy tidak hanya aktif di Muhammadiyah, tetapi juga terlibat dalam berbagai gerakan kepemudaan dan kebijakan publik. Ia dikenal sebagai organisator ulung yang membuka ruang bagi anak muda untuk terlibat dalam isu-isu strategis umat dan bangsa.
Kiprahnya yang konsisten dalam dunia pemikiran, advokasi, hingga politik menunjukkan bahwa dakwah tidak hanya dilakukan di mimbar, tetapi juga melalui kebijakan dan kerja nyata di tengah masyarakat. Ia meyakini bahwa perjuangan pemuda Islam harus hadir dalam semua lini kehidupan demi kemaslahatan umat.
Kepergian beliau pun dirasakan sebagai kehilangan besar, tidak hanya bagi persyarikatan Muhammadiyah, tetapi juga bagi jejaring luas aktivis, akademisi, dan tokoh muda Islam di Indonesia. Sosoknya dikenal dekat dengan generasi muda dan menjadi inspirasi dalam membangun gerakan yang progresif dan berkemajuan.
Kini, Muhammad Mirdasy telah berpulang. Namun semangat perjuangannya tidak akan pernah padam. Ia telah meninggalkan warisan nilai, keteladanan, dan jejak pengabdian yang akan terus hidup dalam gerakan dakwah dan perjuangan pemuda Islam ke depan.
Selamat jalan, pejuang.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahnya, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya.
Semoga generasi muda Islam mampu melanjutkan api perjuangan yang telah beliau nyalakan.


Add a Comment